Wednesday, 18 March 2015

Arti dan Makna Photo Profile Di Sosial Media

RujakCengor -- Foto profile yang ngentren dg istilah PP (photo profile) pada sosial media kita ternyata punya makna tersirat yang menggambarkan suasana hati dan pikiran kita saat itu. Aku tidak tahu pasti siapa yang memulai penafsiran ini, aku pun dikirimi dari seorang kawan.

Yang pasti memang kita kerap mengganti PP pada sosmed kita, facebook, twitter, WA, BBM, G+ dan lainnya. Tentu saat penggantian itu kita punya maksud tertentu dengan harapan menjadi perhatian atau bahkan mencerminkan suasan ahati kita. 

Nah sambil menyantab Rujak Cengornya yang puedes, mari disimak bareng :

Foto Keluarga
Jika dirimu biasanya pasang PP dengan foto sendiri terus diganti foto keluarga, indikasinya lagi ketahuan selingkuh. 

Foto Sendiri
Kalau PPmu kau pasang fotomu sendiri itu artinya kalau dirimu lagi nampang ke selingkuhan atau pacar.

Foto Anak
Jika PPmu dirimu pasang foto anak, berarti lagi jengkel sama suami / isteri.

Foto Isteri/Suami
Kalau PPmu kau pasang foto isteri/suami, artinya lagi takut sama suami/isteri.

Foto Berdua Dg Pasangan
Kalau PPmu foto berdua dengan suami/isteri, artinya usai buat kesalahan.

Foto Pribadi Yang Samar-Samar
Kalau PP yang kau pasang berupa foto pribadimu samar-samar, artinya lagi naksir seseorang tapi malu-malu.

Logo Perusahaan
Kalau PPmu, kau pasang logo perusahaan, berarti lagi ngarep gaji naik.

Foto Bersama Anak
Jika PPmu kau pasang fotomu bersama anakmu, artinya mertua lagi mau datang.

Foto Dengan Teman
Jika PPmu kau pasang foto diri dengan teman, ya itu artinya ngarepin CLBK.

Tulisan Aneh-Aneh
Tapi kalau PPmu kau pasang tulisan aneh-aneh, itu artinya dirimu pingin diperhatiin PIL/WIL.

"Save KPK"
Kalau kau pasang "Save KPK", habis ditilang polisi

Kutipan Ayat Suci
Kalau kau PPmu kau pasang kutipan ayat suci, artinya dirimu lagi berusaha insyaf.

Foto Kemacetan
Kalau PPmu kau pasang oto kemacetan di jalan, ya itu artinya dirimu lagi males pulang.

Foto Makan Diresto
PPmu kau pasang foto makan diresto, artinya sedang ditraktir.

Foto Tokoh Dunia
Jika PPmu kau pasang foto tokoh dunia, saat itu kau lagi mimpi

Foto Orang Tua
Kalau PP kau pasang foto orang tua, yaaa itu artinya ngarepin warisan

Foto Lambang Negara
Kalau PP dipasang foto lambang negara, kemungkinan habis korupsi

Avatar
PPmu berupa gambar avatar, berrarti dirimu kehabisan stok foto.

Layar Hitam
Kalau PPmu berupa layar hitam saja, artinya lagi madesu

Alam atau Binatang
Jika PPmu dipasang gambar alam atau binatang, itu lagi jengkel sama suami/isteri/pacar

Remove Display Picture
Kalau pic PP kau remove display picture, artinya kau gak pede alias minder

Foto Mobil Mewah
Foto mobil mewah, artinya lagi berkhayal

Foto Superhero
PPmu gambar super hero, kayaknya habis digertak tetangga

Foto Anak Dengan Isteri/Suami
PPmu foto anak dg isteri/suami, artinya minta maaf

Foto masa kecil/muda 
Foto masa kecil/muda pengakuan kalau sudah tua.

Foto Tetep
Males atau tidak mau mengganti PPmu, kayaknya lagi lari dari masalah ya.

Soal arti dan makna PP ini jangan dianggap serius, ini gak serius lho ya, hanya guyonan saja. Jangan diambil hati.


Tuesday, 17 March 2015

Selamat Dalam Pelukan Terakhir Ibunya Dari Reruntuhan Gempa

RujakCengor -- Gempa mereda, tim penyelamat mencapai reruntuhan rumah seorang wanita muda, mereka melihat mayatnya melalui celah-celah. Mayat wanita tersebut dalam posisi tertelungkup layaknya yang menyembah. Tubuhnya condong ke depan, Kedua tangan menahan suatu. Reruntuhan rumah menimpa bagian punggung dan kepalanya.

Pemimpin tim penyelamat meletakkan tangannya melalui celah sempit di dinding untuk menggapai tubuh wanita tersebut. Dia berharap bahwa wanita ini masih hidup. Namun, tubuh wanita tersebut  sudah dingin dan kaku yang mengisayaratkan kalau wanita tersebut telah meninggal.

Dia dan seluruh tim penyelamat meninggalkan reruntuhan rumah tersebut dan akan menyusuri reruntuhan bangunan berikutnya untuk menemukan korban selamat. Pemimpin tim penyelamat merasa ada kekuatan yang mendorong dia untuk kembali ke reruntuhan rumah wanita tadi yang sudah meninggal. Dia berlutut dan gunakan tangannya mesuk di celah-celah sempit untuk mencari tahu pasti benda yang berada di bawah mayat wanita tersebut. Spontan dia berteriak.

“A ! Ada seorang anak !" 

Seluruh tim penyelemat bekerja bersama-sama. Sangat hati-hati mereka menyingkirkan tumpukan benda-benda reruntuhan di sekitar wanita tersebut.

Benda yang ditelungkupi wanita tersebut ternyata seorang bayi. Seorang bayi berusia 3 bulan yang terbungkus dalam selimut motif bunga di bawah tubuh wanita yang sudah meninggal tersebut yang tak lain adalah ibinya. 

Bayi tersebut masih tidur pulas saat pemimpin tim mengangkatnya. Dokter medis datang dengan cepat memeriksa kondisi bayi tersebut.

Pemimpin tim penyelamat membuka selimut, ia melihat sebuah ponsel di dalam selimut. Ada pesan teks pada layar ponsel tersebut. 

“Jika engkau dapat bertahan hidup, engkau harus ingat bahwa aku mengasihi mu” 

Banyak yang ingin tahu teks pada Ponsel tersebut, berpindah dari satu tangan ke tangan lain. Setiap orang yang membaca pesan tersebut menangis. 

Kondisi Sang Bayi saat sudah di tangan medis, merdeka.com
SUMBER
Tulisan ini aku sadur dari portal tionghoa.info postingan 23 September dengan judul Pengorbanan Ibu saat Gempa di China. Aku juga browsing untuk temukan tulisan pembanding. Ternyata kisa ini adalah berita yang dimuat juga di portal merdeka.com dengan judul : Bayi tiga bulan selamat dari gempa China, dimuat minggu 21 April 2013.

Merdeka.com memberitakan bahwa seorang bayi tiga bulan selamat dari bencana gempa di Provinsi Sichuan, China. Dia ditemukan di reruntuhan namun sayang ibunya tewas. Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Ahad (21/4), bayi itu ditemukan setelah hampir 23 jam terjebak di bangunan runtuh.

Saat itu Negeri Tirai Bambu diguncang gempa 6,6 Richter dengan kedalaman 12,3 kilometer. Bencana ini telah menewaskan 203 orang dan lebih dari 11.500 terluka. 

sumber : tionghoa.info/mlh, merdeka.com
 

Sunday, 15 March 2015

Mandor dan Kuli, Pedasnya Rujak Cengor Kehidupan

RujakCengor -- Seorang Mandor bangunan yang berada di lantai 5 bangunan yang ia kerjakan pembangunannya ingin memanggil pekerja atau kulinya yang sedang bekerja lantai bawah. Berkali-kali si Mandor berteriak, mulai dari suara biasa hingga lantang berteriak memanggil. Namun si Kuli Pekerja tetap tidak menggubrisnya.

Setelah Mandor berkali-kali berteriak memanggil, namun tidak berhasil. si Kuli Pekerja tetap tidak dapat mendengar karena fokus pada pekerjaannya dan bisingnya alat bangunan. Mandor terus berupaya agar si pekerja mau mendongak keatas menggubrisnya.

Dilemparlah oleh Mandor uang Rp 1.000 yang jatuh tepat di sisi si pekerja. Namun, Si Kuli Pekerja hanya memungut uang Rp 1.000 tersebut lalu melanjutkan pekerjaanya. Upaya Mandor dg lempar uang Rp 1.000 masig belum berhasil. Mandor melanjutkan melemparkan uang Rp 100.000 dan berharap Si Kuli Pekerja mau menengadah "sebentar saja" ke atas. Sayangnya Si Kuli Pekerja hanya melompat-lompat kegirangan karena menemukan uang Rp 100.000 dan kembali asyik bekerja. 

Kini Mandor tidak lagi lempar uang melainkan ia melemparkan batu kecil yang tepat mengenai kepala si pekerja. Kaget dan kesakitan, Si Kuli Pekerja baru mau menoleh atau mennegnadah ke atas dan berkomunikasi dengan Sang Mandor.

Cerita tersebut diatas sama dengan kehidupan kita. Alloh swt selalu ingin menyapa kita, namun kita terlalu sibuk mengurusi "DUNIA" kita. Sedikit maupun banyak dari rejeki yang kita peroleh, kerap kita lupa menengadahkan wajah walau hanya sekedar bersyukur. Bahkan lebih sering kita tidak mau tau dari mana rejeki itu datangnya. Bahkan kita selalu bilang :

"Kita lagi HOKI, Kita lagi UNTUNG"

Lebih buruk lagi, malah menjadi takabur atau sombong, menganggap semua itu kita peroleh karena kepandaian, kepintaran, kecerdikan, kerja keras, atau usaha kita. Namun saat batu kecil itu menghampiri kita dalam bentuk musibah. Kita baru mendongakka wajah ke atas berteriak-teriak memanggil-manggil Alloh swt. 

Jadi jangan sampai kita mendapatkan lemparan "BATU KECIL" itu.

Tulisan in saya ambil dari status facebook milik Juniar Cahyadi seorang kawan sekampus. Status ini dibuat pada Senin 16 Maret 2015 tepatnya pukul 12:42 WIB. Tapi katanya ia Copas dari status yang lain. Yah, tidak apalah, Copas untuk berbagi kebaikan. (copas_status_fb/mlh)

Friday, 6 March 2015

Seporsi Rujak Cengor Kehidupan Yang Pedas

RujakCengor -- Ada empat hal yang melekat pada Rujak Cengor, manakala kita teringat dengan Rujak Cengor (Identik). Keempat hal tersebut diantaranya adalah Pedes (jawa) atau Pedas, kemudian Petis (jawa), Lontong, dan Cengor. Keempat hal ini ( pedes, petis, lontong, dan cengor) selalu menyertai dalam seporsi Rujak Cengor.

Seporsi Rujak Cengor, adalah seporsi hidangan rujak yang berisi potongan-potongan kecil (irisan) lontong, tempe, tahu, ketimun, krai, bendoyo, nanas, pencet (mangga muda), bengkoang, belimbing, ditambah sayur kangkung dengan bumbu (saos) Petis. 

Seporsi Rujak Cengor, filosofinya sangat mirip dengan seporsi kehidupan kita. Seporsi Rujak Cengor seperti sebuah sindiran akan kehidupan kita, atau bahkan bukan sindiran melainkan sebuah kelakar (guyonan) model kehidupankita.

Rujak Cengor itu pedes, sama dengan kehidupan kita yang memiliki nuansa "pedas". Walau saat kita merencnakan, memesan dan meminta seporsi Rujak Cengor tanpa lombok (jawa) atau cabe (tanpa pedas), kita tetap merasakan pedasnya Rujak Cengor. Kok bisa demikian ? Rasa pedas itu tentunya bukan dari nakalnya jemari si penjual rujak yang sengaja menyisipkan beberapa biji lombok. Melainkan karena laya (jawa) atau cobek yang dipakai untuk membuat saus petis adalah satu. Rasa pedas yang menyisip di porsi Rujak Cengor kita bisa disebut sebagai lose control diluar kendali kita (given). Yang pasti rasa pedas itu berasal dari adonan seporsi sebelumnya, walau tidak full power pedasnya.

Rasa pedas Rujak Cengor sangat mirip dengan rasa pedas kehidupan. Manusia sangat menolak pedasnya kehidupan hingga direncanakan dengan matang dan disertai dengan sebuah permohonan (doa). Namun pedas kehidupan itu tetap menyertai. 

Apakah kita menolak rasa pedas dari seporsi Rujak Cengor ?
Malah justru sebaliknya, kita malah menikmati seporsi Rujak Cengor tersebut. Bahkan kita esoknya kembali lagi untuk menikmatinya. Bukan hanya itu saja, malah kita beramai-ramai mengajak sanak, saudara, kawan serta handai taulan.

Pedasnya Rujak Cengor, memang harus dinikmati agar kita bisa mengambil hikmahnya dan bisa berbagi rasa soal Rujak Cengor. Begitu juga dengan kehdiupan ini, berbagi.

Ingat, seberapa kuat tingkat pedasnya rujak cengor adalah berdasarkan apa yang kita minta. Begitu juga dengan pedasnya kehidupan ini adalah dari apa yang kita kerjakan.
 
Pedasnya Rujak Cengor adalah sebuah kenikmatan yang harus kita syukuri. Selamat menikmati seporsi Rujak Cengor. (mlh/rujakcengor)

Kontak

Kontak Person

M Luqman Hakim
Sidosermo Dalam No 19, kode pos 60239
Wonocolo Surabaya
Jawa Timur Indonesia

Telp. 031 8399 6333,
Hp 0878 5290 3286



email :
amyloeq@gmail.comhakim_luq@yahoo.com


www.amyloeq.com







https://twitter.com/amyloeqhttps://www.facebook.com/pages/Rujak-Cengor/994320137262582?ref=hl